Mittwoch, 18. November 2009

Please Vote

Hello for everyone who still read this unimportant things.

I want to delete my blog.

Why? Its because.. I don't know yet but ya some people 'use' my blog in a different way. They're not read this blog because they like it or something but because they wanna know whats my weakness. Or, they're making this blog as a joke. I love joke, but not this kind of jokes.

But, it's hard to leave all my memories and hard to stop sharing my stories. I still want to share it with all my loyal friends who still wanna read all those unimportant stories like ayang, Molik, Marsya, Lea, kak Nadya or Kak Atha.

That's why, maybe I'll make a polling to all my visitors. Please help me to decide the right way. Delete it or not. You can click yes if you want me to delete my blog and you can click no if you want me to keep my blog. Maybe i'll vacuum for one week and we'll see the result on the next Wednesday guys.



Thanks 14062 friends, thanks for voting, and thanks for you who supporting me.

Best Regards,
Nadhira Prisari

Dienstag, 17. November 2009

Leaning on your shoulder

On the phone

Girl : Hi
Boy : Hi, sup?
Girl : Miss your voice
Boy : How are you?
Girl : Good
Boy : Your voice, isn't good enough for people who feeling good. Something wrong?
Girl : No.
Boy : But you said that you're not okay, you feel lonely, you have a problem that you can't solve blablabla
Girl : Hey, I didn't say it!
Boy : But, your voice.. Sounds like you feel something like that. Are you okay?
Girl : *started cry*
Boy : Okay, i mean it by no. Come on, don't cry. What happens?

The girl started to talk for hours and the boy listen carefully to every words that she said.

Boy : Finish?
Girl : Ya, i am tired now. I wanna sleep.
Boy : Meet me tomorrow at school
Girl : Okay, bye
Boy : Bye

At school,

Boy : Hi, little gift for you
Girl : A chocolate? For what?
Boy : Nothing. Maybe it'll makes you feel better
Girl : Thankyou
Boy : Thankyou for what?
Girl : For everything *crying*
Boy : Oh My God. Stop crying. *stroke the girl's hair, and put the girl's head on his shoulder* You can use my shoulder as long as you want
Girl : Why are you so kind?
Boy : Because we're best friend. You know, that's what friends are for, right?



I miss you

Montag, 16. November 2009

Ivanasha Adani Prastetianti

Gua itu menderita tau gak. Karena dia.
Dia, salah satu penghuni kelas gue.
Dia bekas chairmate gue.
Dia yang pernah nulis blog se-romantis ini buat gue,

Ivanasha Adani Prastetianti.



Boboho versi cewek dan Pacarnya.
Sekilas gak ada yang salah sama this doraemon-lover.Yak, badannya emang berukuran dari 99 sampe kelurahan (kinda like from fx to Senayan City), paling ituan doang yang salah. Sisanya? She's pretty, she's got a nice and handsome boyf, she's smart (she makes lot of poems and i love it!), she's easy going, she has a good voice, she's never mad, she has a lot of friends, she knows how to have fun, well it seems like there's nothing wrong with her.

Wait up,
there is ONE THING wrong with her.
her new hobby, bullying me.

Her new hobby is bullying me.

Gua gak tau dosa apa gua sama dia, tapi dia hobi sekali nyiksa gua. Terakhir tadi siang, gue dibuat guling-guling dilantai sambil ditiban dan mainan cute kayak orang gila. Kata anak-anak, kondisi gua kayak cewek abis diperkosa beruang.

Atau ga, secara ajaib, tiba-tiba dia ngomong AJAH gitu sesuatu yang gue tulis di blog atau twitter. Dan hebatnya, dia hafal di luar kepala. Tapi bagian aibnya. Krik. Krik. Contoh, tadi pagi. Gua lagi sibuk nyatet catetan kimia, tiba-tiba dia ngomong AJAH ke zahra, "Masa ya zahra, ada yang nulis gitu di blognya pake judul I have no Idea."

deg.

Itu judul postingan gua yang terakhir. Dan sebelum gue berhasil mencegah dia mengatakan sesuatu, dia udah duluan mengatakannya.

"Dia suka musim hujan dan dia pingin punya gebetan gitu. Kayak pingin beduaan sama gebetannya, trus dikasih jaket atau gak dipeluk. Gua aja yang punya pacar gak segitunya. Eh, gak juga deng. Itu kan gara2 jaket fajar gak muat di gua." dan blablabla nyerocos bacain isi blog gua.

Pingin gua bekep mulutnya sumpah.

Lalu dia paling paling paling suka ngata-ngatain gua karena gua gak punya cowok.
Mau yang versi apa ajah ada,
dari lembut ke yang kasar.
Dari nyindir ke yang nyablak,
tinggal request maunya apa.

Kalo dia lagi bosen ngata-ngatain gue yang gak punya cowok, dia bakal menyebutkan segala hal yang berhubungan sama orang-yang-bukan-pacar-gue-tapi-dengan-seenak-jidat-nasha-yang-lebar-itu-dijadikan-mantan-gue. Dan dia teriak-teriak AJAH didepan anak sekelas dengan suaranya yang gak beda jauh sama gue. Cempreng-cempreng basah.

Selain itu, dia paling suka gigit gua dan nabok gua.
Entah dia :
a. Obsesi jadi drakula
b. Gue ngegemesin
c. Dia mengidap suatu penyakit yang mengharuskan mengigit dan menabok setiap manusia didekatnya.

Oke, pilihan paling normal pasti B. Muka dia napsu gitu kalo udah gigit gue,

Serem kan? Itu beneran digigit. Tangan gue ampe merah merah bekas gigi dia, dan pipi gue ngecap tangan bekas tabokan dia. Frau Finnia aja sampe melas ngeliat gue.

Terakhir,
dia paling suka ngisengin gue.
Asal lo tau, salah satu keisengan dia adalah sepatu gue pernah ditaruh di ventilasi kelas paling tinggi, dan gue harus mengambil sepatu itu. Satu pasangnya lagi, dia umpetin tau deh dimana sampe gue keliling lari sekolahan ngejar dia sambil nyeker.

Dan setelah berbagai macam cobaan yang dia berikan ke gue, dengan polosnya dia menulis ini
sebagai permintaan maaf dia.
Minta dihajar banget gak sih?




But, even tho she's crazy, she has a little problem with her brain, she loves bullying me,..

She's one of the best friends i've ever met in 99 senior high school since i was here.

Big love and middle finger,
Nadhira.

Salam fak.

After The Rain...

Rain means washing all the hurts and sadness away
Rain washes away my pain
Rain hides away my tears of shame

And, after the rain..


There will be a rainbow.
Because, there's no rainbow without the rain.